on March 20, 2012 by Rifki in Uncategorized, Comments (0)

Tentang Baduy di BBC

Setelah berjam-jam dan berganti-ganti kendaraan – dari mobil bagus, berganti ke truk sampai ojek – dan melalui jalan berbatu, akhirnya sampailah saya di desa Cileuwih.

Inilah desa terdekat sebelum mencapai desa Badui luar. Dari sini saya jalan kaki mendaki lereng pegunungan Kendeng, Kabupaten Lebak-Rangkasbitung, Jawa Barat.

Di perbatasan ini rimbunan pepohonan tua melingkupi desa Baduy.

Oleh Yusuf Arifin
Produser BBC Siaran Indonesia

Wawancara BBC dengan Baduy

Simak selanjutnya di BBC Indonesia

Mengapa Baduy perlu diselamatkan?

on March 18, 2012 by Rifki in Opini, Comments (0)

Seperti masyarakat Indonesia pada umumnya, perlu diselamatkan dari pengaruh perubahan sosial yang menyebabkan masyarakat semakin kehilangan karakter idealnya, seperti gotong-royong, santun, ramah, tepa selira dan sebagainya, begitu pula Baduy yang selama ini sudah melintasi rentang sejarahnya dan membuktikan keteguhannya kepada tradisi, tak luput dari ancaman-ancaman pengaruh luar ke dalam.

Menyelamatkan Baduy tidaklah berarti menyekat kehidupan mereka dari dinamika perubahan sosial di sekililingnya, tidak juga menutup-rapat interaksi sosial di antara kita dan Baduy. Sebaliknya, biarlah Baduy mengarungi dinamikannya sendiri bersama kita yang tengah berjalan ke arah yang selama ini tidak diikuti oleh tradisi Baduy. Biarkan Baduy memilih lifestyle mereka sendiri. Bagaimana dan ke dalam kelompok masyarakat apa kita menjadi anggota adalah sebuah pilihan demokrasi. Namun, tentunya kita yang sadar Budaya, memahami bahwa setiap interaksi membawa dengan sendirinya konsekuensi akulturasi, pertentangan ekonomi, politik dan bahkan ideologi.

Mengunjungi Baduy Nov 2011.

Baduy telah memiliki Identitasnya sendiri. Baduy hidup melingkupi Wilayah (Tanah Ulayat)-nya sendiri. Baduy memilih Cara hidup (Budaya)-nya sendiri. Ini adalah artifak Budaya Indonesia yang semestinya dijagalestarikan. Maka, Identitas, Wilayah dan Budaya adalah aspek-aspek yang tampak yang bisa hilang, rusak atau selamat. Ketiga aspek inilah yang menjadi titik tolak kepedulian kita terhadap Baduy.

Biarkan mereka seperti itu. Kita hanya menjagannya. Dari hal kecil seperti membawa kembali sampah yang dibawa ketika Saba Budaya Baduy.

Read more...

Jalan-jalan ke Baduy

on March 5, 2012 by Rifki in Rekreasi, Comments (0)

WordPress plugin



Read more...